Selasa, 22 Juli 2014

Terbang Bersama Angin

Eyang Harti, demikian ia menyebut neneknya. Wanita itu adalah ibu dari mamanya. Ciri khasnya dia kentara sekali. Senantiasa mengenakan kebaya dan kain dalam kesehariannya. Usianya sekitar tujuh puluh empat tahun. Ia berpandangan kolot. Segala sesuatu diukur  dari jamannya seolah jaman sekarang sama dengan jamannya dulu. Tak heran, jika cara mendidiknya

Rabu, 16 Juli 2014

ada saatnya kita "Sendiri"

Seringkali kita merasa sendiri.
Tak ada teman berbagi, tak ada kawan yang menguatkan, tak ada sahabat seperjuangan, bahkan tak ada lawan untuk ditandingkan. Perasaan ini bisa menjadi begitu menyiksa jika kita selalu membandingkannya dengan masa lalu. Masa yang (mungkin) kita rasa paling ideal, paling menyenangkan. Masa dimana ada yang selalu bersama kita, merasakan manis dan getirnya kehidupan. Saat itu semuanya berjalan beriringan, seirama. Saat kita bahagia, kanan dan kiri kita pun bahagia, tentu dengan kebahagiaan yang sama. Saat kita merasa letih, depan dan belakang pun demikian, merasakan letih yang kita rasakan.


Tapi hidup semua orang tak selamanya berjalan beriringan. Ketika di sekolah tentunya akan habiskan waktu bersama teman, tapi ketika waktu pulang teman kita berjalan lurus, berbelok arah ke kanan, ke kiri, atau memutar jalan. Yaa begitulah adanya karena semuanya mempunyai tujuan pulang ke rumah masing-masing. Ketika saatnya tiba, mungkin kita harus berpisah dengan teman di persimpangan jalan, dan pada waktu itu kita harus berjalan sendiri menuju rumah. Tentu saja kita tak akan bisa sampai rumah jika tak mau mengusahakan berjalan sendirian. Besok bisa jadi kita bisa bertemu lagi di sekolah, kembali bersama.

Minggu, 13 Juli 2014

Jilbab: pilihan atau kewajiban?

Allah berfirman :
“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anakmu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
(Q.S. Al-Ahzab: 59)
Subhanallah atas segala perintah Allah yang senantiasa memberikan begitu banyak perlindungan bagi hambanya, terutama bagi seorang muslimah. Allah mengatakan bahwa perintah mengenakan jilbab adalah untuk dikenal sebagai seorang muslimah dan agar muslimah tersebut tidak diganggu oleh lawan jenisnya. Di sini jelas bahwa semua wanita yang memang seorang muslim memang wajib untuk mengenakan jilbab. Mau dia itu pengemis, pemulung, guru, istri pejabat, ilmuwan atau apapun itu, jika dia memang seorang muslim, maka wajib mengenakan jilbab. Bahkan kasarnya, seorang pelacur, wanita yang dianggap hinapun memang wajib mengenakan jilbab jika dia memang seorang muslim. Jadi disini jelas, tidak ada hubungannya antara perilaku dengan jilbab. Jilbab hanya sebatas kewajiban, bukan penunjuk perilaku atau karakteristik seseorang.

Sabtu, 12 Juli 2014

cerita panjang GAZA

10 July 2014 - 15:47 pm:
Israel telah melancarkan serangan-udara berskala luas yang disebut Operation Protective Edge
SUARA pesawat tanpa awak dan jet tempur serta ledakan dapat terdengar dengan jelas di Jalur Gaza, sejak 8 Juli 2014 lalu. Di sini, terdapat 1,8 juta warga keturunan Arab yang kerap disasar kemarahan Israel untuk memperluas wilayahnya.
Israel telah melancarkan serangan-udara berskala luas yang disebut Operation Protective Edge.
Tujuh warga sipil Palestina tewas dalam serangan-udara di Kota Khan Younis, bagian selatan Jalur Gaza, Palestina tersebut. Ashraf Al-Qedra, Juru Bicara Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza mengatakan, ketujuh warga sipil --tiga perempuan dan empat anak kecil-- meninggal akibat serangan-udara gencar Israel terhadap tiga rumah di kota kecil tersebut.

Jumat, 11 Juli 2014

arti kehilangan

Ketika rasa kehilangan itu menggerogoti batin, nurani seakan terus saja memanggil jiwa untuk kembali pada positifnya sebuah pikiran yang jernih.

Kehilangan adalah sesuatu hal yang amat menyakitkan dan sangatlah menyedihkan. Namun ternyata secercah keindahan akan datang menghampiri kita kelak dibalik rasa kehilangan yang kadang kita fikir itu adalah akhir dari sebuah kisah, selalu saja rasa kehilangan itu mengundang air mata untuk jatuh, penyesalan dan amarah untuk hadir dalam kehidupan kita yang selalu berakhir dengan rasa kesepian dan kehampaan.